Cuplikan ritual pemuja setan disalah satu TV Australia
https://www.youtube.com/watch?v=dsqFz1uqtwk

INFOSAWANGAN.COM - TIba-tiba saluran TV Australia menayangkan cuplikan dari ritual pemujaan setan di tengah-tengah siaran berita rutin. Kesalahan misterius itu dikaitkan dengan kasus pengadilan saat ini tentang pengajaran Setanisme di sekolah-sekolah.

Kutipan dari siaran berita, yang diposting ABC Media Watch di Twitter, dimulai dengan pembawa acara Yvonne Yong yang memperkenalkan laporan tentang kebijakan Queensland tiba-tiba berganti dengan sejumlah orang yang mengenakan jubah.

Seseorang yang mengenakan jubah hitam menyatakan "Salam, Setan," sambil diapit salib besar terbalik yang menyala. Menurut media Australia, para pemuja setan, yang dipimpin Robin Bristow, juga dikenal sebagai Brother Samael Demo-Gorgon, ingin pemerintah federal membatalkan rancangan Undang-undang (RUU) diskriminasi agama dan menggantinya dengan undang-undang hak asasi manusia.

Banyak tanggapan mengenai cuplikan tersebut dari netizen luar negeri bahwa mereka tidak percaya kalau cuplikan tersebut tampil secara tidak sengaja. 

"Seems literally impossible to believe that a video clip splice like that was accidental not to mention why a network would even have that sort of video to begin with… this world is so dam evil it’s gross. (Tampaknya benar-benar mustahil untuk percaya bahwa sambungan klip video seperti itu tidak disengaja belum lagi mengapa jaringan bahkan memiliki video semacam itu untuk memulai.. dunia ini sangat jahat itu menjijikkan) ujar akun @flnvaz"


"They were doing a story about the Satanic Temple (an atheistic organization that uses their status to test religious freedom laws), so it's incredibly easy to believe it was accidental, actually. (Mereka membuat cerita tentang Kuil Setan (organisasi ateis yang menggunakan status mereka untuk menguji undang-undang kebebasan beragama), jadi sangat mudah untuk percaya bahwa itu tidak disengaja, sebenarnya.) Kata akun @nekoewen"