Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan sarana olahraga terbuka atau outdoor di Jakarta dibuka. Dengan Persyaratan menggunakan masker di kawasan GBK.
https://news.detik.com/berita/d-5681705/anies-izinkan-sarana-olahraga-outdoor-di-jakarta-buka-warga-bahagia

INFOSAWANGAN.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan sarana olahraga terbuka atau outdoor di Jakarta dibuka

Pantauan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (14/8/2021), tampak sejumlah warga berolahraga di sekitar lokasi. Warga terlihat bermain badminton, bersepeda, hingga joging di kawasan ini.

Meski demikian, tak semua area di kawasan GBK dibuka. Ring road Stadion GBK masih ditutup. Tidak ada orang yang beraktivitas di area tersebut.

Salah satu warga, Anita, "mengaku senang karena bisa berolahraga di tempat terbuka lagi. Anita menyebut melakukan joging dan bermain badminton di area yang telah dibuka."

"Ya senang saja sih. Soalnya, kalau misalkan di rumah saja, bosan juga. Cuma ya harus sadar aja untuk jaga jarak dan lain-lain," ujar Anita.

"Saya jalan dan main badminton. Biasanya muter aja. Baru pertama kali ke sini lagi selama PPKM, akhirnya boleh masuk. Cuma nggak boleh masuk ring (road) itu," sambungnya.

Pengunjung lainnya, Joni, "menilai Pemprov DKI mengambil keputusan yang tepat dengan membuka kembali sarana olahraga terbuka. Dia mengatakan masyarakat ingin menjaga kesehatan dengan olahraga di tengah pandemi COVID-19."

"Ya menurut saya setuju saja karena kita kan juga maunya pada saat pandemi ini ingin sehat gitu. Cuma ya balik lagi kesadaran masing-masing, tidak bikin kerumunan, taat prokes, ya setuju aja dengan dibukanya sarana olahraga," ucap Joni.

Sebelumnya, Anies Baswedan menerbitkan sejumlah aturan terkait PPKM level 4 hingga 16 Agustus mendatang. Sarana olahraga yang berada di area terbuka atau outdoor diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 WIB.

Aturan itu tertuang dalam Kepgub No 974 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 tertanggal 10 Agustus 2021 seperti dikutip Rabu (11/8). Meskipun demikian, Anies masih melarang sarana olahraga diisi oleh para penonton.

"Khusus untuk sarana olahraga di ruang terbuka dapat beroperasi dengan ketentuan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB, tanpa penonton," bunyi Kepgub tersebut.

Dalam kepgub Anies itu dinyatakan hanya pekerja dan pengguna yang telah divaksinasi yang bisa masuk ke sarana olahraga area terbuka. Anies meminta penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat.

Sementara itu, Kepgub tersebut juga mengatur pengecualian bagi warga yang masih dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi positif covid-19. Mereka dibolehkan berkegiatan di sektor yang sudah dibuka dengan menunjukkan bukti hasil laboratorium untuk mendapatkan vaksinasi.

Kemudian, penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi berdasarkan hasil medis dengan bukti surat keterangan dokter dan anak-anak usia kurang 12 tahun. Masyarakat yang sudah divaksin dibuktikan dengan bukti status telah divaksin melalui aplikasi Jakarta kini (Jaki), sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan Peduli Lindungi, dan bukti vaksin dari lembaga berwenang.


Sumber : iNews.id