Banyak dari kita pernah ragu terhadap diri sendiri dalam suatu hal, kondisi, dan situasi. Kondisi tersebut sebenarnya berdapak negatif khususnya untuk diri kita sendiri. Namun, masih banyak yang menganggap hal tersebut sepele, bahkan tidak tahu bahwa kondisi tersebut dapat berakibat sangat buruk jika makin menjadi-jadi, hal tersebut karena mereka tidak sadar sedang mengalami insecurity.
Ilustasi oleh WIlly A.

INFOSAWANGAN.COMInsecurity atau biasanya disebut insecure adalah suatu kondisi disaat kita memiliki rasa keraguan atas diri sendiri dan selalu merasa tidak aman karena faktor lingkungan atau ketidakmampuan kita sendiri dalam beradaptasi pada lingkungannya.

Saat kita yang mengalami insecure biasanya ditunjukan dengan beberapa prilaku seperti enggan keluar dari zona nyaman, selalu takut dan ragu saat mencoba hal baru, selalu meragukan dan merendahkan diri sendiri, dan yang paling sering terjadi di dunia yang fana ini adalah membandingkan kondisi ntah itu fisik, harta, atau pun nasib dengan orang lain. Bahkan orang yang mengalami insecure berlebihan bisa saja timbul iri hati yang pada akhirnya melakukan tindakan menghujat atau pun merendahkan orang lain hanya untuk memuaskan hasrat rasa iri hati karena insecurity-nya itu.

Ada beberapa hal yang sebenarnya memicu terjadinya insecure seperti mendapat penolakan yang bisa mengakibatkan hilangnya rasa kebahagiaan dan berbading lurus dengan hilangnya rasa kepercayaan diri sehingga mengakibatkan seseorang lebih reaktif dengan kegagalan. Ada juga faktor pemicu yang terjadi dilingkungan sosial, seperti takut dan cemas dinilai buruk oleh seseorang, akibatnya seseorang tersebut menjauhi lingkungan sosial. Bahkan orang yang terlalu perfeksionis dapat menjadi alasan kenapa orang tersebut mengalami insecure. Akibat dari sifat perfeksionisme tersebut orang akan menilai sesuatu dengan standar yang lebih tinggi sehingga saat orang tersebut dihadapkan dengan kenyataan yang tidak begitu sempurna atau tidak sesuai dengan standarnya, mereka akan mengalami ketidakpuasaan dan kehilangan kepercayaan diri yang berujung pada insecure.

Jika kita berbicara dampak dari insecurity sebenarnya memang bukan sesuatu yang benar-benar berbahaya dan semua orang juga termasuk kita pasti pernah merasakaannya, namun jika seseorang sudah mengalami insecure yang cukup parah dalam jangka waktu yang lama, bisa menimbulkan dampak yang berbahaya terutama untuk diri sendiri. Dampak buruk dari kondisi tersebut meliputi terganggunya aktivitas atau rutinitas yang harusnya dilakukan setiap harinya, sering menjatuhkan harga diri sendiri, timbulnya tindakan anti-sosial akibat ketidakmampuan dalam beradaptasi pada lingkungannya, lalu yang lebih parah adalah timbulnya depresi yang bisa berujung pada tindakan mengakhiri hidup.

Baca juga : Self-Injury, Pelampiasan Terhadap Ketidakbahagiaan

Insecurity sebetulnya bukan perkara yang sangat rumit untuk diatasi, hal pertama yang bisa kita lakukan untuk menghindari kondisi tersebut adalah mencari lingkungan yang lebih sehat dan mendukung, seperti komunitas-komunitas hobi atau pun lainnya. Lalu yang kedua jangan berpikir bahwa kita tidak memiliki bakat atau kemampuan, setiap orang yang lahir memiliki bakat dan kemampuannya masing-masing tugas kita hanya menyadari potensi diri dan mengembangannya menjadi lebih baik. yang ketiga, saat sesuatu yang kita buat atau lakukan mendapat kritik dari seseorang, fokuslah untuk memperbaiki apa yang dikritik, jadikan kritikan tersebut sebagai pemicu dalam mengembangkan diri, bukan terlarut dalam emosi. Solusi terakhir, bila insecurity telah mengacak-ngacak kehidupan kita, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau pun dokter.

Insecure bukan menjadi alasan kita untuk menjadi lemah dan tidak bersyukur yang akhirnya berujung pada peraduan nasib. Know yourself!



Sumber : Halodoc, Klikdokter

Editor: Risma Ayu A.