Wanita memiliki jaringan sel-sel di payudara yang dapat menimbulkan kanker payudara.
Sumber: Anna Tarazevich

Menurut data Globalcan (Global Burden of Cancer Study) tahun 2018 yang dikutip dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk.

Oleh sebab itu, penting untuk mengenali kanker payudara mulai dari pengertian, gejala, penyebab, stadium, pengobatan, hingga pencegahan.

Apa itu kanker payudara?

Melansir Healthline, kanker payudara adalah kanker yang berkembang di sel payudara. Biasanya, kanker terbentuk di lobulus, yaitu kelenjar yang menghasilkan susu dan saluran yang membantu susu dari kelenjar ke puting. Tidak hanya di sel payudara, kanker ini juga dapat terjadi di jaringan lemak di dalam payudara.

Gejala kanker payudara

Kanker payudara mungkin tidak menimbulkan gejala apapun pada tahap awal, seperti tumor yang mungkin masih terlalu kecil, tetapi dapat dilihat mammogram.

Namun perlu diingat, tidak semua benjolan adalah kanker payudara.

Setiap jenis kanker payudara dapat menimbulkan berbagai gejala yang berbeda, secara umum yang mengutip dari Healthline, gejala kanker payudara adalah sebagai berikut:

  • Benjolan pada payudara
  • Adanya penebalan jaringan yang terasa berbeda dari jaringan di sektiar payudara
  • Nyeri pada payudara
  • Payudara mengalami kemerahan dan bintik-bintik pada kulit
  • Pembengkakkan di seluruh atau sebagian payudara
  • Keluar cairan dari puting selain ASI
  • Keluarnya darah dari puting
  • Kulit pada puting atau payudara dapat mengelupas atau bersisik
  • Perubahan bentuk atau ukuran payudara
  • Puting terbalik
  • Terdapat benjolan atau pembengkakkan di bawah lengan

Cara meriksa payudara untuk laki-laki

Cara meriksa payudara untuk laki-laki Sumber: https://breastselfexams.org/self-breast-exams-cards/

Cara meriksa payudara untuk perempuan

Cara meriksa payudara untuk perempuan Sumber: https://breastselfexams.org/self-breast-exams-cards/

Tipe-tipe kanker payudara

Tipe kanker payudara dibagi menjadi dua kategori, yaitu invasif dan non-invasif, atau in situ.

Secara umum, yang membedakannya adalah kanker invasif telah menyebar dari kelenjar payudara ke bagian lain dari payudara. Sedangkan, kanker payudara non-invasif belum menyebar dari kelenjar payudara aslinya.

Kedua tipe ini menggambarkan jenis kanker payudara yang paling umum, yang meliputi:

  • Karsinoma duktal in situ (Kondisi non-invasif)

Dengan DCIS (Ductal carcinoma in situ), sel kanker terbatas pada saluran di payudara dan belum menyebar ke sekitar jaringan lainnya.

  • Karsinoma Lobular in situ

Merupakan kanker yang tumbuh di kelenjar penghasil susu di payudara. Sel kanker ini juga belum menyerang jaringan di sekitarnya.

  • Karsinoma duktal invasif

Kanker tipe ini bermula terjadi pada saluran susu payudara dan dapat menyebar ke organ dan jaringan terdekat di luar saluran susu.

  • Karsinoma lobular invansif 

Jenis kanker ini adalah kanker yang berkembang di lobular payudara dan telah menyerang jaringan di dekatnya.

Penyebap

Payudara wanita yang sudah pubertas terdiri dari jaringan ikat, lemak, dan ribuan lobulus.

Seperti yang dilansir Medical News Today, kanker terjadi ketika adanya pertumbuhan sel yang berlebihan karena sel-sel berkembang biak secara tak terkendali. Keadaan ini menyebapkan tumor menggunakan nutrisi dan energy, serta menghilangkan sel-sel di sekitarnya.

Tahapan-tahapan Kanker Payudara

Dalam menentukan stadium kanker, dokter akan menyesuaikan ukuran tumor dan apakah sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lainnya.

Berikut tahapan-tahapan kanker payudara:

  • Tahap 0

Tahapan ini dikenal dengan karsinoma duktal in situ, dimana jumlah sel-sel terbatas di dalam saluran payudara dan belum menyerang jaringan di sekitarnya.

  • Tahap 1

Tumor berukuran 2 cm, dan tidak mempengaruhi kelenjar getah bening.

  • Tahap 2

Ukuran tumor membesar sekitar 2-5 cm, dan mulai atau belum menyebar ke kelenjar getah bening.

  • Tahap 3

Tumor berukuran 5 cm atau lebih besar, dan telah menyebar ke beberapa kelenjar getah bening.

  • Stadium 4

Pada stadium ini, kondisi kanker telah menyebar ke organ yang lebih jauh seperti tulang, hati, otak, atau paru-paru.

Perawatan dan pengobatan kanker payudara

Kanker yang terdeteksi pada tahap awal dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain tubuh. 

Mengutip United Kingdom National Health Service, pengobatan dapat menggunakan kombinasi operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

Jenis operasi dan perawatan dapat disesuaikan pada jenis kanker yang dimiliki.

Namun, jika kanker dengan stadium lanjut atau kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain (kanker payudara metastatik), kanker tidak dapat disembuhkan, sehingga lanjutan pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala.

Pencegahan

Walau belum diketahui bahwa kanker payudara dapat dicegah atau tidak, namun beberapa tindakan dapat mengurangi risiko terhadap kanker payudara, seperti:

  • Menjaga berat badan
  • Berolahraga secara teratur
  • Memiliki asupan lemak jenuh yang rendah
  • Hindari minuman beralkohol

Disarankan untuk olahraga secara teratur karena obesitas menyebapkan lebih banyak produksi hormone estrogen yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Dengan mengetahui gejala, jenis, penyebab, stadium, pengobatan, hingga pencegahan kanker payudara, kita akan mengetahui langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk mendeteksi dini kanker payudara. 

Cek kesehatan payudara sesegera mungkin.

Jika membutuhkan dukungan komunitas, dapat menghubungi Yayasan Kanker Payudara Indonesia pada hotline 082123642164 atau ykpi.sekretariat@gmail.com.