Kacang kedelai memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mengendalikan berat badan. Banyak orang yang rutin mengonsumsi susu kedelai karena rasanya yang nikmat dan manfaatnya pada penurunan berat badan.

INFOSAWANGAN.COM - Apa saja makanan yang ampuh mengendalikan berat badan yang sudah kamu catat dan konsumsi? Jangan lupa untuk memasukkan kacang kedelai di dalamnya. Ya, kacang kedelai ternyata bisa menjadi salah satu andalan jika kamu ingin mengendalikan berat badan. 

Selain enak, makanan yang mudah ditemukan ini sering dijadikan bahan dasar untuk makanan lain, seperti tempe, tahu, susu kacang kedelai, bahkan snack dari kedelai. Untuk mengetahui fakta tentang konsumsi kedelai dapat mengendalikan berat badan, baca ulasan berikut ini!

Manfaat Kedelai untuk Mengendalikan Berat Badan

Tidak heran jika kedelai sangat populer, terutama di Indonesia, dan sering direkomendasikan sebagai menu makanan yang sangat baik untuk kesehatan. Faktanya, makanan ini kerap dipilih untuk mengendalikan berat badan. Kedelai dapat dikonsumsi secara rutin untuk mencapai berat badan tertentu maupun mempertahankan berat badan yang sehat.

Lalu, apa saja kandungan kedelai yang mampu mengendalikan berat badan saat dikonsumsi secara rutin?

1. Kaya Protein

Kedelai adalah salah satu makanan yang kaya protein. Setengah cangkir kacang kedelai hijau dapat memberikan 17 gram protein saat dikonsumsi. Angka ini setara dengan 34% dari kebutuhan harian. Kamu dapat mengolahnya dengan berbagai macam cara, tetapi yang terbaik adalah diolah menjadi sup. Makanan ini sangat baik untuk menurunkan berat badan.

2. Berserat Tinggi

Kedelai juga termasuk makanan yang kaya akan serat. Setengah cangkir kacang kedelai mengandung 5,4 gram serat. Kebutuhan harian tubuh terhadap serat sekitar 25 gram yang berguna membantu untuk mengontrol berat badan. Kamu bisa mengonsumsi kedelai sebagai menu utama agar penurunan berat badan dapat terjadi secara signifikan.

3. Rendah Gula

Kacang kedelai mengandung kadar gula yang rendah. Maka dari itu, tidak sedikit orang yang rutin mengonsumsi susu kedelai karena hanya mengandung 80 kalori. Asam lemak tak jenuh tunggal pada susu kedelai juga mampu mencegah penyerapan lemak di usus yang ampuh menurunkan berat badan.

Berat badan yang ideal menandakan bahwa asupan kalori sudah terkendali dengan baik. Sementara kondisi berat badan yang berlebih menuntut kamu untuk membatasi atau mengurangi asupan kalori. Itulah sebabnya, kedelai bermanfaat dalam mengendalikan berat badan. 

Protein membutuhkan lebih banyak kalori untuk mencernanya dibandingkan karbohidrat dan lemak. Semakin tinggi protein pada makanan, maka akan lebih banyak kalori yang dibakar. Maka dari itu, ada baiknya untuk memasukkan kedelai pada menu diet kamu.

Baca Juga: Kacang Hijau Bisa Cegah Diabetes? Yuk Simak Penjelasannya!

Kedelai Baik untuk Mencegah Rasa Lapar

Kandungan serat pada kedelai memiliki manfaat yang sama dengan protein, yaitu mencegah kamu dari rasa lapar. Serat yang terkandung pada kedelai dapat mengisi perut dan membantu tubuh untuk mengontrol kadar gula darah, sehingga mencegah kebutuhan berlebih pada gula darah yang memicu rasa lapar.

Jika kamu ingin mempertahankan berat badan tetap ideal, nutrisi yang terkandung pada kedelai secara keseluruhan bisa mengurangi asupan kalori dan menunda rasa lapar. Kamu bisa mengonsumsi makanan dari kedelai di sela makan besar untuk mengurangi porsi makan besar tanpa lapar berlebih.

Kedelai juga kaya akan kandungan mineral yang sangat penting untuk tubuh, seperti kalsium, zat besi, folat, dan vitamin C. Ada pula kandungan isoflavon yang berguna sebagai antioksidan dan zat ini paling banyak terkandung pada kedelai. Isoflavon dan protein pada kedelai dapat mengurangi kadar kolesterol jahat, sehingga potensi penyakit jantung koroner dapat dicegah.

Kamu bisa mengolah makanan berbahan dasar kedelai dengan cara yang lebih baik tapi tetap enak, misalnya masakan yang ditumis, dipanggang, atau direbus. Selain konsumsi makanan sehat seperti kedelai, pastikan juga untuk tetap berolahraga rutin, tidur yang cukup, dan menghindari stres untuk mengendalikan berat badan.