Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada hari ini 22 September di seluruh dunia.

Info Sawangan - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau World Car Free Day adalah salah satu hari penting internasional yang diperingati pada bulan September. HBKB diperingati sebagai inisiatif untuk mendorong pengendara berhenti sejenak dari mengemudi dan menggunakan alternatif kendaraan bermotor.

ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor dimulai di Eropa, berkat kesadaran akan kekhawatiran akibat imbas dari adanya pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor. Atas hal tersebut, salah satu solusi untuk mengatasi polusi akibat adanya aktivitas dari kendaraan bermotor adalah dengan terus menggalakkan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia dirayakan secara serentak di seluruh dunia pada tanggal 22 September. Yuk simak sejarah menariknya..

Apa itu Hari Bebas Kendaraan Bermotor?

Hari Bebas Kendaraan Bermotor adalah hari yang diperingati sebagai inisiatif dalam rangka mendorong pengendara untuk berhenti sejenak dari mengemudi dan menggunakan alternatif kendaraan bermotor. Tidak hanya untuk pengendara motor saja tetapi juga pengendara mobil.

Manfaat Hari Bebas Kendaraan Bermotor diperingati juga bertujuan untuk lebih ramah lingkungan. Hal ini karena dengan sejenak berhenti menggunakan kendaraan sudah berarti memberikan sedikit kontribusi untuk mengurangi jumlah polusi udara.

Kapan Hari Bebas Kendaraan Bermotor diperingati? Hari Bebas Kendaraan Bermotor diperingati pada tanggal 22 September setiap tahunnya. Untuk tahun ini, Hari Bebas Kendaraan Bermotor 2022 jatuh pada tanggal 22 September 2022, bertepatan pada hari Kamis.

Sejarah Hari Bebas Berkendaan Bermotor

Mengutip buku Emisi Partikular Kendaraan Bermotor dan Dampak Kesehatan karya Arinto Yudi Ponco Wardoyo (8:2016), Polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor sudah mencapai titik yang mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar karena 70% polusi udara disebabkan oleh emisi kendaaraan bermotor (Kusminingrum dan Gunawan, 2008). Dari situlah tercetus Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Dikutip dari National Day Calendar dan National Today, sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang diperingati pada tanggal 22 September berawal dari  kesadaran orang-orang yang berpikir bahwa kendaraan bermotor memberikan dampak buruk pada lingkungan. Hal itu pun mengundang banyak protes dari berbagai kalangan. Bahkan diketahui, protes tersebut telah digaungkan sejak tahun 1950-an.

Belanda dan Belgia menjadi salah satu negara yang yang mendukung protes tersebut, hingga akhirnya mereka mengeluarkan kebijakan tentang Car Free Day. Kebijakan tersebut dimulai pada tahun 1956. Car Free Day di kedua negara di Benua Eropa ini, diadakan setiap hari minggu.

Selanjutnya, Pada Oktober 1994, kampanye bebas kendaraan bermotor dibacakan terstruktur dalam pidato utama oleh seorang aktivis ekonomi dan politik Amerika yakni Eric Britton di International Ciudades Konferensi Accessibles (Accessible Cities). Pada saat itu, makalah tentang mengurangi ketergantungan pada kendaraan juga dibagikan dalam konferensi yang diadakan di Toledo, Spanyol tersebut.

Pada akhir tahun 1990-an, sejumlah negara di Eropa turut menyelenggarakan acara yang mendukung Car Free Day di seluruh dunia. Acara tersebut berupa Konsorsium Hari Bebas Mobil Dunia yang diselenggarakan di beberapa negara seperti Islandia, Inggris Raya, dan Prancis pada tahun 1995.

Kampanye hari bebas kendaraan bermotor kembali dilancarkan pada tahun 1997, diketahui, Inggris mulai melakukan kampanye secara nasional lewat sebuah Asosiasi Transportasi Lingkungan, yang diikuti oleh Perancis pada tahun 1998 yang mengangkat tema "In Town, without my car!". Alhasil, baru pada tahun 2000 Komisi Eropa melakukan kampanye program ini secara lebih meluas dengan tujuan kampanye dapat dilakukan di seluruh negara di Benua Eropa.

Sementara itu, di Indonesia kegiatan kampanye Hari Bebas Kendaraan Bermotor baru diinisiasi pada tahun 2007. Kampanye ini dilancarkan di sejumlah jalan-jalan utama di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan sebagainya.

Kampanye Car Free Day dilakukan dengan cara menutup jalan utama, kemudian area jalan tersebut digunakan untuk tempat warga melakukan aktivitas olahraga sambil menikmati suasana liburan akhir pekan. Biasanya Car Free Day berlangsung hingga jam 10 pagi atau paling lambat jam 12 siang.