Manusia disebut sebagai zoon politikon karena mereka adalah mahkluk sosial. Sebagai mahkluk sosial, hidup berdampingan dengan orang lain menjadi suatu keharusan. Disamping itu dampak yang ditimbulkan dengan hidup bersosial cenderung memberikan banyak kemudahan, namun disisi lain dampak negatif dari kehidupa sosial telah dirasakan oleh beberapa orang diluar sana.
Ilustrasi Oleh Willy A.

INFOSAWANGAN.COM - Salah satu dampak negatif dar kehidupan sosial adalah Sosial Anxiety, dimana seseorang akan merasa dinilai negatif, tidak penting, atau bahkan merasa dirinya tidak diterima di berbagai situasi sosial manapun. Hal tersebut biasanya akan menimbulkan ketidak percayaan diri ketika ingin berinterkasi di lingkungan sosial dan cenderung menjauhi interkasi sosial. Sosial anxiety merupakan salah satu jenis dari Fobia.

Dalam kehidupan sehari-hari hal ini menimbulkan masalah yang parah, dimulai dari timbulnya stres yang parah hingga mengacaukan rutinitas harian, pekerjaan, hingga hubungan dengan orang lain. sebagai mahkluk sosial sudah sewajarnya kita selalu hidup dan melakuka kegiatan dengan orang lain, namun bagi pengidap sosial anxiety hal tersebut menjadi situasi yang serba salah.

pengidap sosial anxiety selalu menuntukan gestur dan mimik malu bahkan ketakutan ketika berada disituasi sosial. Mereka terlalu khawatir tentang tanggapan orang lain, sehingga cenderung memilih diam dan terlalu banyak mengevaluasi diri ketika bertemu lingkungan sosial baru. Intinya mereka sering berpikiran negatif terhadap sesuatu yang mungkin terjadi dalam lingkungan sosial.

Terdapat tiga penyebab yang memungkinkan seseorang menjadi pengidap sosial anxiety.Pertama adalah faktor keturunan yang disebabkan oleh genetika orang tua yang mengalami hal serupa. Kedua adalah gangguan struktur otak dimana bagian otak amigdala (bagaian yang mengatur rasa takut) terlalu aktif sehingga meningkatkan kecemasan khususnya pada lingkungan sosial. Ketiga adalah faktor lingkungan dimana pengidap biasanya pernah mengalami kejadian memalukan atau traumatif dalam situasi atau lingkungan sosial, namun faktor ini juga bisa timbul dari lingkungan kelurga yang terlalu over protective.Disamping itu memiliki sifat pemalu, tuntutan sosial, atau pun insecurity terhadap diri sendiri dapat meningkatkan kemunculan sosial anxiety.

Sebelum Anxiety tersebut terjadi atau tambah menjadi-jadi, lakukan beberapa cara untuk mencegah hal tersebut terjadi, seperti menetapkan pola hidup dengan cara memprioritaskan waktu dan energi untuk mencapai tujuan hidup dibanding memfokuskannya ke perasaan cemas, hal tersebut juga termasuk dalam berpikir positif. Selanjutnya, membut jurnal tentang diri (diary) juga berguna dalam mengurangi tingkatan stres yang berpotensi terjadinya sosial anxiety,namun bila cara tersebut kurang efektif, cobalah untuk meminta berbicara ke orang terdekat terkait masalah yang dialami. Cara tersebut juga diikuti dengan menghindari penggunaan zat-zat yang meningkatkan kecemasan, seperti alkohol, nikotin, atau pun kafein. Jika dirasa beberapa cara tersebut kurang efektif mencegah terjadinya kecemasan khususnya sosial anxiety, segeralah temui dokter atau psikolog untuk mendapatkan penangan lebih.



Sumber Refrensi :

hallosehat.com (diakses pada november 2021). Social Anxiety Disorder

mayoclinic.org (diakses pada november 2021). Social Anxiety Disorder (Gangguan Kacemasan Sosial)